BERITA TERKINI
Ramadan Sale Produk UKM PKBL KBI
Written by yani    Tuesday, 14 June 2016 01:22    PDF Print E-mail
Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadan dan menyambut Hari Raya  Idulfitri 1437 H, PKBL KBI menyelenggarakan Ramadan Sale yang berlangsung sejak Selasa 14 Juni 2016, dengan memasarkan hasil produk Usaha Kecil Menengah  (UKM) Binaan PKBL KBI, berupa baju  batik, kain tenun, pashmina, dan selain itu juga beras organik pandan wangi, beras merah dan beras hitam dengan harga  murah dan terjangkau. Dalam acara sale ramadan ini  seluruh Pegawai KBI sangat antusias mengikuti  dan untuk membeli produk UKM binaan PKBL KBI. Semoga sukses dan laris manis ya.
 
  
  
 
Last Updated ( Thursday, 23 June 2016 02:24 )
 
Pelantikan Pegawai PT KBI (Persero)
Written by yani    Monday, 04 April 2016 07:23    PDF Print E-mail
 

Bertempat di Ruang Rapat Besar Kantor PT KBI (Persero), pada 01 April 2016 PT KBI (Persero) telah merealisasikan hasil lelang jabatan untuk  4 posisi Kasubdiv,  diantaranya  yaitu : Kasubdiv Pengelolaan Risiko & Keuangan; Kasubdiv Audit & SPI; Kasubdiv Infrastruktur & Layanan; Kasubdiv Operasional PBK. Dalam hal ini Surat Keputusan Pengangkatan atas Lelang Jabatan tersebut diserahterimakan langsung oleh Direktur Utama PT KBI (Persero) kepada 4  (empat ) orang Pegawai dengan didampingi oleh Direktur dan Kepala Divisi SDM & Umum, yang juga dihadiri dan disaksikan oleh Kepala Divisi Lainnya beserta seluruh insan KBI. Pada kesempatan yang sama juga telah dilakukan pengangkatan 3 (tiga) orang Pegawai Kontrak menjadi Pegawai Tetap PT KBI (Persero).



 
 
 
Last Updated ( Monday, 04 April 2016 08:30 )
 
Bank Siap Jadi Pelaku PerdaganganKomoditas Syariah
Written by yani    Friday, 11 March 2016 06:07    PDF Print E-mail

Investor Daily, Jum'at 11 Maret 2016.

JAKARTA - Empat bank syariah telah berkomitmen menjadi pelaku perdagangan komoditas berjangka syariah di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ). Tiga bank itu adalah PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank Muamalat Indonesia, dan PT Bank Rakyat Indonesia  (BRI) Syariah.

Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta Stephanus Paulus mengatakan, saat ini pihaknya tengah fokus menyosialisasikan  produk syariah kepada pelaku komersialnya. Selain itu, BBJ juga sedang berkomunikasi dengan (Dewan Syariah Nasional) Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait pengenaan pajak produk itu. "Tinggal teknis perpajakkannya saja dari MUI." Proses tersebut sudah dalam tahap finalisasi. Lebih lanjut dijelaskan, saat ini BBJ sudah mendapatkan fatwa halal dari DSN MUI untuk produk komoditas syariah. Paulus optimis produk syariah tersebut bakal tuntas semester I tahun ini. Rencananya, komoditas yang bakal menjadi underlying produk syariah adalah bahan tambang seperti batubara dan emas serta produk perkebunan seperti minyak sawit mentah ((crude palm oil /CPO), kacang mede, cokelat dan kopi. BBJ   masih mengkaji beberapa komoidtas yang tidak terkena PPN. " Karena komoditas tersebut lebih baik nantinya, ujar Paulus. Perdagangan komoditas syariah sangat berbeda dengan perdagangan komoditas konvensional. Dalam setiap perdagangan syariah harus ada fisik komoditas yang diperdagangkan.

Namun meskipun barang fisiknya harus ada, nasabah memiliki dua opsi untuk tidak perlu memindahtangankan komoditas fisiknya. Opsi tersebut adalah menjual kembali  komoditas fisiknya atau melakukan settlement  dengan cara lain. Menurut Paulus , yang pasti peraturan perdagangannya mengikuti kaidah syariah. Diakuinya, sambutan bank syariah dengan inisiatif perdagangan komoditas syariah sangat bagus,. Menurutnya, produk tersebut sangat membantu mengembangkan bank syraiah juga. "Beberapa waktu belakangan ini bank syariah sedang mengalami penurunan. Transaksi berjangka syariah merupakan solusi untuk meningkatkan kinerja bank syariah." Bursa juga menargetkan nasabah perdagangan berjangka syariah merupakan nasabah di bank-bank syariah. Maka, bank syariah memiliki ruang untuk menyalurkan kredit kepada nasabahnya.

Kontrak Rumput Laut

Tahun ini BBJ bakal memprioritaskan  untuk menuntaskan kontrak fisik rumput laut. Hal itu sejalan dengan instruksi pemerintah untuk mengembangkan pasar rumput laut  Indonesia. Paulus mengatakan, BBJ memprioritaskan kontrak fisik rumput laut mengikuti arahan langsung Presiden Jokowi. Menurutnya, BBJ telah memiliki kajian tentang kontrak rumput laut sejak tahun lalu." Saat ini kami sedang bertukar pikiran dengan pelaku rumput laut." tutur Paulus. BBJ tengah berusaha membuat kesepadanan kesepahaman produk rumput laut antar asosiasi. Menurutnya, bursa tidak bisa mengakomodasi hanya salah satu di antara asosiasi rumput laut di Indonesia. 

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) juga sudah mendukung langkah BBJ memprioritaskan komoditas rumput laut. Nantinya, BBJ akan memperdagangkan tiga jenis rumput laut di bursa. Selama ini produk rumput laut di Indonesia banyak diekspor ke Jepang dan negara Eropa, salah satunya Inggris . " Produk rumput laut Indonesia banyak digunakan sebagai bahan kosmetik di Indonesia."

Menurut Paulus, permintaan (demand) rumput laut di Indonesia tidak terlalu banyak. Makanya BBJ akan fokus mengembangkan pasar rumput laut ke luar negeri dan optimis BBJ dapat merilis kontrak rumput laut sesuai jadwal, yaitu semester II-2016. BBJ sudah memperkirakan tidak mungkin merilis produk tersebut pada semester I tahun ini. 

 

 

 

 

Last Updated ( Friday, 11 March 2016 06:53 )
 
BAPPEBTI Pasang Target Konservatif
Written by yani    Thursday, 21 January 2016 04:03    PDF Print E-mail

Bisnis Indonesia Kamis, 21 Januari 2016.

 

JAKARTA - BAPPEBTI membidik volume transaksi multilateral pada 2016 meningkat sekitar 15% dari tahun sebelumnya.

Target ini terbilang konservatif karena menyesuaikan dengan harga komoditas yang cenderung berada di posisi rendah. Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi  (BAPPEBTI) Kementerian Perdagangan Sutriono Edi mengatakan, untuk memperkuat perdagangan berjangka komoditi (PBK), lembaganya fokus dalam tiga poin utama, yakni peningkatan transaksi multilateral, integrasi industri dan iklim usaha yang kondusif.

Selama 2015, transaksi PBK mencapai 6.590.530 lot atau meningkat 7,11% dari tahun sebelumnya sebanyak 6.153.009 lot. Volume transaksi multilateral 2015 juga naik 15,47% dari periode sebelumnya sebesar 1.109.175 lot menjadi 1.280.801 lot. Kontrak multilateral yang mendominasi perdagangan ialah CPO  (CPOTR) 439.635 LOT, kopi robusta  (RCF) 233.712  Lot, dan emas 250 gram (GOL 250) 129.023 LOT. Meskipun mendominasi, secara tahunan (year -on-year/YoY), transaksi CPO menurun 27%, sedangkan kopi dan emas 250 gram masing-masing bertumbuh 64% serta 271%.

Adapun pertumbuhan share transaksi multilateral terhadap transaksi bilateral atau sistem perdagangan alternatif (SPA)  dari tahun ke tahun juga terus meningkat. Periode 2014 hingga 2015  terjadi penambahan share transaksi sebesar 7,76%. Menurut Sutriono, investasi di perdagangan berjangka masih cukup menarik dan dapat didorong untuk berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian nasional. Oleh karena itu, diharapkan pada semester I/2016 sejumlah kontrak baru berbasiskan komoditas primer unggulan ekspor seperti teh, rumput laut, kopra, dan karet dapat diperdagangkan di bursa berjangka. "Kami tetap optimis tahun ini, walaupun pencapaian hampir sama seperti pertumbuhan tahun lalu sekitar 15%. Karena masing-masing bursa mengembangkan komoditas baru dan menggencarkan promosi."

KONTRAK MULTILATERAL

Sejalan dengan BAPPEBTI, Bursa Berjangka Jakarta atau BBJ membidik kenaikan kontrak multilateral sebesar 250% atau 1,5 juta lot  pada 2016, dengan sokongan utama dari volume transaksi kopi dan emas. Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) Stephanus  Paulus Lumintang mengatakan, untuk mengejar target 1,5 juta  lot sampai akhir tahun , pihaknya mengupayakan edukasi dan sosialisasi agar semakin memasyarakatkan industri perdagangan berjangka komoditi.

Lembaga yang juga menyandang nama Jakarta Future Exchange (JFX) ini juga menyiapkan beberapa produk baru, seperti Pasar Fisik Teh, Kopra, dan Rumput Laut. Selain itu, manajemen berencana merevitalisasi Portal Ekspor Kopi (PEKI),Kontrak PALN, dan Komoditi Syariah. 

Last Updated ( Thursday, 21 January 2016 05:55 )
 


Page 7 of 71

BANK PENYIMPANAN

 







 

LEMBAGA TERKAIT


 
 



 
 


 



         Kementerian Keuangan RI  

            Kementerian BUMN RI    

                   BAPPEBTI  
      PT Jakarta Futures Exchange



Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.