BERITA TERKINI
BAPPEBTI Pasang Target Konservatif
Written by yani    Thursday, 21 January 2016 04:03    PDF Print E-mail

Bisnis Indonesia Kamis, 21 Januari 2016.

 

JAKARTA - BAPPEBTI membidik volume transaksi multilateral pada 2016 meningkat sekitar 15% dari tahun sebelumnya.

Target ini terbilang konservatif karena menyesuaikan dengan harga komoditas yang cenderung berada di posisi rendah. Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi  (BAPPEBTI) Kementerian Perdagangan Sutriono Edi mengatakan, untuk memperkuat perdagangan berjangka komoditi (PBK), lembaganya fokus dalam tiga poin utama, yakni peningkatan transaksi multilateral, integrasi industri dan iklim usaha yang kondusif.

Selama 2015, transaksi PBK mencapai 6.590.530 lot atau meningkat 7,11% dari tahun sebelumnya sebanyak 6.153.009 lot. Volume transaksi multilateral 2015 juga naik 15,47% dari periode sebelumnya sebesar 1.109.175 lot menjadi 1.280.801 lot. Kontrak multilateral yang mendominasi perdagangan ialah CPO  (CPOTR) 439.635 LOT, kopi robusta  (RCF) 233.712  Lot, dan emas 250 gram (GOL 250) 129.023 LOT. Meskipun mendominasi, secara tahunan (year -on-year/YoY), transaksi CPO menurun 27%, sedangkan kopi dan emas 250 gram masing-masing bertumbuh 64% serta 271%.

Adapun pertumbuhan share transaksi multilateral terhadap transaksi bilateral atau sistem perdagangan alternatif (SPA)  dari tahun ke tahun juga terus meningkat. Periode 2014 hingga 2015  terjadi penambahan share transaksi sebesar 7,76%. Menurut Sutriono, investasi di perdagangan berjangka masih cukup menarik dan dapat didorong untuk berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian nasional. Oleh karena itu, diharapkan pada semester I/2016 sejumlah kontrak baru berbasiskan komoditas primer unggulan ekspor seperti teh, rumput laut, kopra, dan karet dapat diperdagangkan di bursa berjangka. "Kami tetap optimis tahun ini, walaupun pencapaian hampir sama seperti pertumbuhan tahun lalu sekitar 15%. Karena masing-masing bursa mengembangkan komoditas baru dan menggencarkan promosi."

KONTRAK MULTILATERAL

Sejalan dengan BAPPEBTI, Bursa Berjangka Jakarta atau BBJ membidik kenaikan kontrak multilateral sebesar 250% atau 1,5 juta lot  pada 2016, dengan sokongan utama dari volume transaksi kopi dan emas. Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) Stephanus  Paulus Lumintang mengatakan, untuk mengejar target 1,5 juta  lot sampai akhir tahun , pihaknya mengupayakan edukasi dan sosialisasi agar semakin memasyarakatkan industri perdagangan berjangka komoditi.

Lembaga yang juga menyandang nama Jakarta Future Exchange (JFX) ini juga menyiapkan beberapa produk baru, seperti Pasar Fisik Teh, Kopra, dan Rumput Laut. Selain itu, manajemen berencana merevitalisasi Portal Ekspor Kopi (PEKI),Kontrak PALN, dan Komoditi Syariah. 

Last Updated ( Thursday, 21 January 2016 05:55 )
 
BBJ Andalkan Kopi & Emas
Written by yani    Wednesday, 13 January 2016 07:16    PDF Print E-mail

Bisnis Indonesia Rabu, 13 Januari 2016

JAKARTA - Bursa Berjangka Jakarta membidik penaikan kontrak multilateral sebesar 250% atau 1,5 juta lot pada 2016, dengan sokongan utama dari volume transaksi kopi dan emas.

Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) Stephanus Paulus Lumintang mengatakan, untuk mengejar target 1,5 juta lot sampai akhir tahun, pihaknya mengupayakan edukasi dan sosialisasi agar semakin memasyarakatkan industri perdagangan berjangka komoditi.Lembaga yang juga menyandang nama Jakarta Future Exchange (JFX) ini juga menyiapkan beberapa produk baru, seperti pasar fisik teh, kopra, dan rumput laut.Selain itu, manajemen berencana merevitalisasi Portal Ekspor Kopi (PEKI), Kontrak Penyaluran Amanat Nasabah ke Bursa Luar Negeri (PALN), dan Komoditi Syariah.Sepanjang 2015, BBJ mencatatkan volume transaksi sebanyak 700.264 lot. Jumlah ini, lanjut Paulus, melebihi prediksi awal tahun kemarin sekitar 600.000 lot.Tiga kontrak komoditas yang menjadi kontributor utama ialah kopi robusta sejumlah 233.712 lot, emas berjangka 250 gram sebanyak 129.023 lot, dan kopi arabika senilai 82.529 lot.

Menurut Paulus, secara volume memang kontrak multilateral tahun kemarin lebih baik karena gencarnya sosialisasi kepada pelaku fisik maupun kepada trader melalui pialang. Adapun kinerja kontrak perdagangan kopi berjangka menunjukkan kinerja paling cemerlang karena adanya perubahan komoditas tersebut sudah menjadi gaya hidup perkotaan.“Kedai kopi sudah menjadi bagian budaya gaya hidup di kota besar dan kecil, dimana Indonesia punya karakter kopi lokal yang kuat,” tuturnya saat dihubungi Bisnis, Selasa (12/1).

Menjamurnya gaya hidup mengonsumsi kopi turut membantu kepercayaan investor maupun trader mencari alternatif investasi perdagangan kontrak berjangka komoditas kopi. Walaupun begitu, sambungnya, kontrak berjangka secara harfiah tidak mencerminkan atau sesuai dengan kondisi produksi suatu komoditas.Dia pun menyebutkan, PT Refund Finansido berencana menambah volume transaksi kopi, karena selama ini belum maksimal sekali. Namun, pihaknya masih belum mengetahui besaran peningkatan kontrak.Tahun ini, BBJ membidik kenaikan kontrak multilateral sekitar 250% dari pencapaian pada 2015. Paulus belum bisa menyebutkan besaran persentasi dari masing-masing kontrak, tetapi sektor yang dominan khususnya kopi robusta dan emas.

Last Updated ( Wednesday, 13 January 2016 07:20 )
 
BBJ akan Terbitkan KonFis Teh,Kopra & Rumput Laut
Written by yani    Monday, 28 December 2015 06:43    PDF Print E-mail

Investor Daily Senin, 28 Desember 2015.

 

JAKARTA - PT Bursa Berjangka Jakarta  (BBJ) bakal menerbitkan tiga kontrak fisik baru tahun depan. BBJ akan menerbitkan kontrak fisik teh pada Januari 2016 dan kontrak fisik kopra serta rumput laut pada semester II-2016.

Direktur Utama BBJ Paulus Lumintang mengatakan, kontrak fisik teh telah mendapatkan izin perdagangan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI)  pada November tahun ini. " Peluncuran kontrak teh sebenarnya sedikit mundur dari target," kata Paulus di Jakarta, baru-baru ini. Untuk kontrak fisik kopra, BBJ masih melakukan pendekatan ke pelaku usaha kopra. BBJ akan mendengarkan aspirasi pelaku pasar kopra di Riau, Sumatera Selatan dan Ambon. Untuk kontrak fisik rumput laut, BBJ menjajaki membuka perdagangan rumput laut sejalan dengan program pemerintah. Menurut Paulus, pemerintah tengah mendukung pembudidayaan  rumput laut. Sejalan dengan penambaha perdagangan kontrak fisik, BBJ menargetkan kenaikan transaksi multilateral sebesar 250% dari 600 ribu lot pada 2015 menjadi 1,5 juta lot pada 2016. Strategi yang akan dilakukan untuk mencapai pertumbuhan tersebut adalah revitalisasi dan fokus pada produk yang diminati oleh pelaku usaha.

Kontrak Berjangka Kopi, misalnya akan diluncurkan varian baru berupa Kontrak Berjangka Hybrid  kopi yang lebih familiar dan aplikatif bagi para pelaku usaha. Demikian juga Kontrak Berkala Emas  yang sistem dan spesifikasinya akan lebih disesuaikan dengan kebutuhan nasabah ritel dan beberapa kontrak lainnya. Strategi lain adalah mengajak anggota BBJ dan masyarakat pelaku usaha serta para investor untuk melakukan transaksi multilateral. Sementara itu, transaksi bilateral ditargetkan tumbuh 20% atau naik menjadi 4,38 juta lot pada 2016 dari 3,65 juta lot pada tahun ini.

Pada 2016, BBJ akan fokus pada likuiditas pasar dan produk unggulan BBJ. Kontrak berjangka baru akan dibatasi kehadirannya, namun pasar fisik teroganisir akan dikembangkan terus sebagai pondasi penciptaan kontrak berjangka pada tahun-tahun selanjutnya. BBJ akan meluncurkan  Portal Ekspor  Kopi (PEKI) sebagai pusat data yang dimanfaatkan pemerintah. PEKI nantinya dapat merekam data-data ekspor kopi yang meliputi kuantitas , kualitas, harga dan bandara asal, ,serta tujuan ekspor kopi. BBJ juga akan merevitalisasi kontrak penyaluran amanat luar negeri (PALN) dan komoditi syariah untuk mengakomodasi kebutuhan pasar lokal, serta mendorong kinerja perbankan syariah.

Tambah Modal 

Dalam rangka menambah permodalan, BBJ akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.  Perseroan  juga akan melakukan revaluasi aset untuk meningkatkan modal." Tidak menutup kemungkinan modal disetor BBJ akan meningkat lebih dari Rp 100 miliar tahun depan," jelas Paulus. Saat ini, proses penambahan modal disetor BBJ telah mencapai 75%. Paulus mengatakan BAPPEBTI memberikan tenggat waktu akhir Maret 2016 kepada perseroan untuk meningkatkan permodalan. Namun, Paulus optimis penambahan modal dapat tuntas sebelum Maret tahun depan.

Last Updated ( Monday, 28 December 2015 07:24 )
 
BBJ Pilih Revaluasi Aset
Written by yani    Monday, 28 December 2015 03:27    PDF Print E-mail

Bisnis Indonesia Senin, 28 Desember 2015.

JAKARTA - Bursa Berjangka Jakarta akan menggunakan skema revaluasi aset sebagai strategi dalam pemenuhan modal disetor menjadi Rp100 miliar untuk memenuhi PP No. 49/2014 tentang  Penyelenggaraan Perdagangan Berjangka Komoditi.

Stephanus Paulus Lumintang, Direktur Utama Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), mengatakan dengan skema revaluasi aset , pihaknya yakin dapat memenuhi ketentuan modal disetor oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) minimal Rp100 miliar. " Kami memanfaatkan momentum paket kebijakan ekonomi V terkait revaluasi aset. Untuk nilai kenaikan aset pasca revaluasi masih belum bisa diperkirakan secara detil. Mungkin bisa saja lebih dari Rp 100 miliar , ujarnya setelah pembahasan Review & Outlook Industri Berjangka 2015/2016 pada Selasa (22/12).

BBJ pun optimis bisa memenuhi jumlah modal disetor  minimum Rp100 miliar sebelum tenggat waktu yang diberikan BAPPEBTI yaitu pada 1 Juli  2016. Salah satu bursa berjangka di Indonesia  itu pun sudah melaporkan skema penambahan modal itu kepada regulator industri berjangka yaitu BAPPEBTI.  Dalam prosesnya, Paulus memaparkan bisa memakan waktu kurang lebih selama 2,5 bulan dari pengajuannya. " Saat ini, kami memang sedang mengurus berbagai halnya ke Dirjen Pajak," ujarnya. Sebelumnya Paulus menyebutkan akan melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa  (RUPSLB) pada Januari 2016  untuk membahas rencana realisasi revaluasi aset tersebut. Sampai saat ini, pemegang saham BBJ terdiri dari 29 perusahaan  pialang dan pedagang berjangka maupun bilateral yang juga terdaftar sebagai angota bursa. Secara total, modal disetor BBJ saat ini senilai Rp11,6 miliar. Sebelum pengumuman skema ini, BBJ sempat diisukan berencana mencari investor domestik sampai luar negeri untuk bisa memenuhi modal disetor.

Adapun, Kepala BAPPEBTI Sutriono Edi sempat menawarkan skema penawaran saham perdana atau initial public offerings (IPO) ke Bursa Efek Indonesia (BEI)  atau merger dengan bursa asing untuk meningkatkan citra positif serta likuiditas. BBJ juga sempat mengumumkan ada beberapa investor domestik yang tertarik  untuk menambah modal disetor bursa berjangka tertua di Indonesia tersebut. Paulus saat peluncuran  Transaksi Nasabah (SITNa) pada November silam mengaku investor yang  tertarik beberapa terdiri dari korporasi dan juga ada yang konglomerasi. Meskipun BBJ sudah mengumumkan skema penambahan modal disetor, Bursa Komoditi dan Derivatif  Indonesia (BKDI) masih belum mengumumkan skema yang akan digunakan untuk menambah modal disetornya.

Last Updated ( Monday, 28 December 2015 04:10 )
 


Page 3 of 67

BANK PENYIMPANAN

 





 

LEMBAGA TERKAIT


 
 



 
 


 



         Kementerian Keuangan RI  

            Kementerian BUMN RI    

                   BAPPEBTI  
      PT Jakarta Futures Exchange



Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.