SITNa
Written by yani    Wednesday, 03 February 2016 09:42    PDF Print E-mail

SISTEM INFORMASI TRANSAKSI NASABAH (SITNa)

 

 

 Direktur Utama KBI, Bapak Tris Sudarto menyampaikan materi dalam Sosialisasi SITNa

 

Berinvestasi atau melakukan lindung nilai dalam bentuk kontrak  berjangka komoditi merupakan

alternatif yang dapat dipilih masyarakat. Investor dapat memanfaatkan adanya fluktuasi harga

berupa  kenaikan atau penurunan harga underlying komoditi, untuk meraih keuntungan investasi

di Perdagangan Berjangka Komoditi. Namun demikian,  dapat pula terjadi sebaliknya, investor

menderita kerugian apabila salah mengambil posisi terhadap pergerakan fluktuasi harga

underlying komoditinya.

 

Mengingat dalam Perdagangan Berjangka Komoditi selalu diberlakukan margin yang merupakan leverage, maka akan terjadi peningkatan keuntungan atau kerugian diatas normal. Prinsipnya “high risk high return”. Untuk itulah perlu adanya pengaturan yang lebih ketat, dan diperlukan peran SRO yang mampu menjaga intergitas industri Perdagangan Berjangka Komoditi.

 

KBI sebagai BUMN menjalankan penugasan sebagaimana amanat Undang Undang Perdagangan Berjangka Komoditi dan Undang-undang BUMN dengan mengedepankan fungsi memelihara integritas keuangan industri Perdagangan Berjangka komoditi serta menjalankan prinsip-prinsip Good Corporate Governance.

 

Untuk diketahui,  jumlah produk yang diperdagangkan melalui Bursa Berjangka adalah sebanyak 983 produk kontrak yang terdiri dari: 2% produk Multilateral dan 98% produk Sistem Perdagangan Alternatif (SPA).  Produk Multilateral terdiri atas:  Olein , Kopi , Cocoa, CPO, dan Emas. Sedangkan produk SPA terdiri atas:  Index, Cross Currency, Loco London, dan CFD (Contract for Differences) Saham.

 

Dalam rangka meningkatkan kinerja industri Perdagangan Berjangka Komoditi, PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) (KBI) bekerja sama dengan Jakarta Futures Exchange (JFX) serta dengan dukungan Bappebti, maka pada tanggal 4 November 2015 diadakan sosialisasi Sistem Informasi Transaksi Nasabah (SITNa),  dan SITNa diluncurkan secara resmi pada tanggal 10 November 2015, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

 

Halaman Login SITNa

 

Latar belakang KBI bekerja sama dengan JFX meluncurkan SITNa adalah untuk memberikan tambahan informasi oleh SRO kepada investor atas transaksi yang telah dilakukannya. Jadi, selain monitoring transaksi nasabah melalui laporan konfirmasi transaksi (trade confirmation) yang disediakan oleh pialang berjangka, maka setiap nasabah yang melakukan transaksi kontrak berjangka dapat juga memonitor hasil transaksinya melalui SITNa secara real time dari waktu ke waktu. Pada prinsipnya, setiap investor yang bertransasksi perdagangan berjangka  melalui pialang yang transksinya terjadi pada  JFX dan KBI, berhak untuk memperoleh akses ke SITNa.

 

Untuk keperluan memonitor transaksinya tersebut melalui SITNa, kepada setiap nasabah akan diberikan user name dan password melalui Pialang dari nasabah yang bersangkutan. Selanjutnya nasabah dapat mengakses pada laman www.sitna-kbi.com. Pembuatan user name dan password dilaksanakan didalam sistem SITNa pada modul Anggota Kliring.

 

SITNa di desain untuk dapat dipergunakan melalui beragam perangkat. SITNa secara dinamis mendukung ukuran layar yang berbeda-beda pada perangkat mobile baik berupa tablet maupun smartphone ataupun perangkat komputer desktop ataupun laptop, yang terhubung ke internet.

 

SITNa mulai aktif berfungsi secara penuh pada tanggal 10 Nopember 2015. Apabila terdapat hal-hal yang perlu ditanyakan lebih lanjut oleh Nasabah tentang transaksinya, nasabah yang bersangkutan dapat berhubungan langsung dengan Pialang Anggota Kliring dimana nasabah tersebut melakukan transaksi.

 

Sebagai lembaga kliring penjamin dan penyelesaian transaksi, KBI melalui SITNa dapat meningkatkan kepercayaan nasabah, memberikan kenyamanan nasabah bertransaksi, dan meningkatkan transparansi, serta menaikkan citra positif industri Perdagangan Berjangka. Demikian pula, diharapkan secara otomatis akan memudahkan perusahaan pialang berjangka untuk meyakinan investor dalam bertransaksi di  Perdagangan Berjangka.

 

Keterangan lebih lanjut terkait pertanyaan mengenai SITNa dapat menghubungi:

·         Anggota Kliring atau Anggota Bursa/Pialang Kepercayaan anda, atau

·         Buka situs SITNa, terdapat penjelasan lebih lanjut dalam FAQ, Browsing ke http:// www.sitna-kbi.com

·         PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) Via:

Ø  Email : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it


Ø  Telepon : (021) 39833066 Ext. 422 (Burhan)

   (021) 39833066 Ext. 413 (Hasan)

   (021) 39833066 Ext. 411 (Yani)

Last Updated ( Wednesday, 04 January 2017 07:34 )
 

BANK PENYIMPANAN

 





 

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.